Surat Izin Pengeboran Air Tanah dalam Daerah Provinsi (SIP)

Surat Izin Pengeboran Air Tanah dalam Daerah Provinsi (SIP)

 

Persyaratan Administrasi untuk mendapatkan Surat Izin Pengeboran Air Tanah dalam Daerah Provinsi (SIP), adalah :

  1. Surat Permohonan.
  2. Salinan KTP dan NPWP Penanggungjawab Badan Usaha atau Badan Sosial
  3. Salinan NPWP Badan Usaha atau Badan Sosial
  4. Salinan Surat Keterangan Domisili
  5. Salinan Akta Pendirian Perusahaan yang Memuat Susunan Direksi dan Daftar Pemegang Saham bagi Badan Usaha atau Susunan Pengurus bagi Badan Sosial, Profil Badan Usaha atau Badan Sosial
  6. Salinan Izin Usaha yang dimiliki Pemohon (SIUP, TDP, Persetujuan Izin Lingkungan/Dokumen AMDAL/SPPL yang Telah Disahkan Instansi Berwenang)
  7. Salinan IPT/IMB/HO atau Sertifikat Tanah atau Surat Pernyataan Lokasi Pengeboran Berada pada Tanah Milik Sendiri, Ditandatangani dan Bermaterai.
  8. Peta Situasi (Denah) Skala 1 : 10.000 dan/atau Peta Tofografi Skala 1:50.000 Lokasi
  9. Rencana Titik Pengeboran
  10. Rencana Pengambilan Air Tanah Berupa Analisis Rencana Kebutuhan Air
  11. Informasi Rencana Pengeboran Sumur Bor Air Tanah, Bermaterai, Ditandatangi daN Dicap Stempel Oleh Pemohon dan Pelaksana Pengeboran
  12. Gambar Rencana Konstruksi Sumur Bor
  13. Salinan Izn Usaha dari Pelaksana Pengeboran yang Masih Berlaku (SIPPAT, STIB/SIAB, SIJB dan SKK/SKA)
  14. Surat Pernyataan Tidak Keberatan Dari Masyarakat Sekitar, diketahui oleh RT/RW dan Desa/Kelurahan
  15. Surat Pernyataan Sanggup Memasang Meter Air dan Sanggup Membuat Sumur Resapan
  16. Surat Kuasa Pengurusan (Hanya dapat dilimpahkan kepada karyawan perusahaan Pemohon izin).

Persyaratan Teknis untuk mendapatkan Surat Izin Pengeboran Air Tanah dalam Daerah Provinsi (SIP), adalah :

  1. Mengajukan permohonan kedinasan yang ditujukan kepada Gubernur c.q. Kepala DPMPTSP Provinsi Kalimantan Selatan;
  2. Fotocopy Dokumen Kontak/Surat Perintah Kerja (SPK);
  3. Peta situasi dan atau peta topografi;
  4. Isian formulir informasi pemboran air tanah asli bermaterai;
  5. Gambar rencana konstruksi sumur;
  6. Fotocopy SIPPAT (Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah);
  7. Fotocopy SIJB (Surat Izin Juru Bor); dan
  8. Asli surat kuasa bermaterai Rp 6.000,- untuk pengurusan permohonan yang tidak dilakukan secara langsung oleh Direksi perusahaan.

<<< KEMBALI

0