Melambatnya Pertumbuhan Ekonomi dan Meningkatnya Inflasi di Kalimantan Selatan

Kepala Dinas PMPTSP Kalsel diwakili Kabid Promosi Penanaman Modal menghadiri acara diskusi bersama stakeholders Provinsi Kalimantan Selatan dengan pembahasan melambatnya pertumbuhan Ekonomi dan meningkatnya inflasi Kalsel tahun 2021 penyebab dan antisipasinya pada hari Kamis 5 Maret 2020 bertempat di Banjarmasin. Acara dihadiri Ketua Bappeda, Kepala Perwakilan BI Banjarmasin, para Kepala Dinas lingkup Pemprov Kalsel dan akademisi ULM. Alasan pertemuan antara lain karena di tahun 2020 ini pertumbuhan ekonomi yang masih rendah dan lambat yaitu sebesar 4,08% serta laju inflasi yang masih tinggi yaitu 4,0. Berdasarkan uraian Kepala BPS inflasi bulan ini dipicu oleh bawang putih dan obat-obatan.


Pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,08 % disumbang oleh pertanian, industri pengolahan dan pertambangan. Secara global petumbuhan ekonomi memang melambat. Pertumbuhan ekonomi Kalsel sangat rentan terhadap pertumbuhan ekspor batubara, karena ekspor terbesar dari kalsel adalah dari sektor tambang batubara. Menurut Prof Handry Imansyah bahwa tanpa pengaruh virus corono memang ekonomi Indonesia memiliki trend menurun khususnya Kalsel sehingga penguatan memang perlu lebih optimal lagi terutama di bidang pertanian dan pariwisata

You May Also Like